Bulan April lalu kita semua khususnya di Indonesia mendapatkan libur panjang untuk merayakan Hari Raya Idul Fitri kurang lebih 10 hari. Hal yang perlu kita syukuri bukan? Karena mendapatkan libur panjang merayakan Idul Fitri bagi yang merayakan dan juga dapat rehat sebentar dari kesibukkan bekerja untuk berkumpul dengan orang – orang yang kita sayang, melakukan hobi, me time, dan kegiatan lainnya yang menyenangkan. Namun, saat hari libur tersebut mau mendekati selesai dan kita harus kembali untuk bekerja atau katanya “back to reality” kerja, seakan – akan pikiran dan tubuh ini memberikan reaksi yang beragam. Ada yang sudah tidak sabar untuk kembali bekerja atau menggebu – gebu, ada juga yang merasa kurang motivasi atau kurang semangat dengan harapan libur ini tidak cepat usai. Menurutku ini adalah reaksi yang yang normal dirasakan oleh semua orang termasuk aku. Ada beberapa saat, aku merasa sangat semangat akan kembali bekerja, namun kemudian merasa kurang semangat karena mengingat tugas – tugas yang sudah menanti diriku untuk segera diselesaikan. Pada blog kali ini, aku ingin berbagi cerita pengalamanku untuk kembali semangat bekerja setelah libur panjang.
Hal yang aku lakukan untuk membangkitkan semangatku untuk bekerja setelah libur panjang, yaitu:
1. Beberapa hari sebelum masuk kerja
Mungkin ada beberapa orang termasuk aku, efek saat libur panjang adalah jam tidur dan jam bangun menjadi berantakan dalam arti tidak seperti pada hari kerja kita. Sehingga, H-3 hari masuk kerja, aku mengembalikkan jam tidur dan jam bangun tidurku sesuai dengan hari kerja. Ini aku lakukan setiap setelah libur panjang. Dari aktifitas ini memberikan ruang untuk tubuhku menyesuaikan kembali ke setting-an tubuh saat hari kerja dan aku sebut ini sebagai alarm dengan harapan saat hari H badanku dapat mengurangi reaksi kurang semangat yang berlebihan.
Kemudian, mencoba mengingat – ingat kembali saat bekerja, apa yang membuat kita merasa senang untuk membangkitkan mood kita, misalnya: dengan mengingat teman – teman kantor yang kita akrab, makan siang bareng, perjalanan ke kantor melihat jalan atau pemandangan, arsitektur dari bangunan kantor, dan sebagainya yang membuat kamu senang atau bahagia walaupun itu kecil atau sepele, atau bisa juga dengan mengingat kembali perjuangan atau rasa bahagia kita saat pertama kali dapat bekerja di kantor saat ini.
2. Hari H masuk kerja
Terkadang aku merasakan deg – degan saat masuk kerja setelah libur panjang sampai tidak bisa tidur, walaupun hari – hari sebelumnya sudah aku lakukan untuk kembali ke jam tidur dan bangun tidur yang normal. Aneh ya. Kalau bangun lebih awal dan masih merasakan deg – degan, aku pernah mencoba untuk meditasi atau exercise kecil. Hal ini cukup membantu untuk mengurangi rasa deg – degan tersebut. Exercise yang aku maksud adalah Radio Taiso saat pagi hari. Radio Taiso adalah exercise pagi dari Jepang. Ini dapat menjadi salah satu opsi untuk exercise di pagi hari dengan durasi sekitar 3 menit (berdasarkan video dari Youtube) dan exercise tersebut dapat dilakukan kapan saja, serta badan kita menjadi lebih bersemangat. Berikut adalah Youtube untuk exercise Radio Taiso:
Saat sampai ke kantor dan mulai bekerja, cenderung kita akan mendapatkan tumpukan tugas untuk diselesaikan, dan tugas – tugas tersebut munculnya beragam ada dari yang sebelum libur sampai mungkin hasil dari libur panjang. Saat melihat tumpukan tugas ini, kadang merasa seperti otak kebakaran “Aku harus mulai darimana”, “Tugas mana yang harus aku selesaikan terlebih dahulu”, dan sebagainya dan reaksi – reaksi ini membuat kita panik, kurang bersemangat, dan akhirnya kurang motivasi untuk mulai karena kita terlalu banyak berpikir mana yang harus diselesaikan.
Dari pengalaman aku, aku nyamannya membuat list – list tugas yang sudah menanti untuk diselesaikan dan diberikan checklist jika sudah selesai. Aktivitas memberikan checklist ini dapat memberikan rasa bahagia untuk diriku. Setiap orang memiliki metode yang berbeda – beda dalam menyelesaikan tugas, namun pastikan metode yang kalian gunakan dapat memberikan rasa bahagia untuk diri kalian, sehingga kalian juga bersemangat ya.
Langkah berikutnya, aku mengerjakan satu demi satu tugas yang sudah ada list aku, tanpa ada judgement atau pikiran bahwa tugas ini sulit. Jika sudah muncul pikiran tersebut, wah tugas itu tidak akan selesai – selesai atau tidak maksimal karena sudah ada pikiran tersebut dan menurunkan rasa semangat. Jadi, aku mencoba mengerjakan tugas tersebut sampai dengan selesai dan sebisa mungkin tidak multi-tasking untuk mengurangi distraksi atau kehilangan fokus.
Kalau sudah merasa lelah atau butuh untuk menjernihkan otak kembali, aku biasanya diam, tarik dan hembuskan nafas sekitar 3 menit, atau aku biasanya jalan – jalan sekitar kantor untuk mendapatkan udara segar. Ini menurutku cukup membantu dan tidak lupa untuk minum air minenal.
Sekian dari ceritaku hari ini.
Semoga kita semua bahagia dan selalu semangat ya




